Efek Samping Mengonsumsi Minyak Ikan Berlebihan

Minyak Ikan


Minyak ikan mempunyai banyak sekali manfaat baik untuk anak-anak, ataupun untuk orang dewasa. Minyak yang terbuat dari ikan ini menawarkan perlindungan yang begitu baik untuk kesehatan. Namun jika dikonsumsi terlalu banyak, minyak ini justru bisa membahayakan tubuh. Minyak ini sejatinya terbuat dari jarikan pada ikan yang mengandung minyak, juga memiliki kandungan asam lemak dari omega 3, DHA, vitamin A dan EPA. Dengan kandungan gizi yang terdapat pada minyak ini, tentunya bisa membantu menyehatkan tubuh secara efektif serta melindungi tubuh dengan baik. 

Namun demikian, bukan berarti Anda bisa mengonsumsinya secara berlebihan. Sebab jika dikonsumsi berlebihan, minyak ini pun akan berdampak negatif bagi tubuh. Jika Anda masih belum mengetahui apa efek samping minyak ikan, berikut penjelasannya :

1. Menghambat Respon Imunitas Tubuh
Meskipun menurut penelitian sendiri asam lemak dari omega 3 yang terkandung pada minyak dari ikan ini berkhasiat untuk menjaga imunitas tubuh. Namun jika dikonsumsi secara berlebihan, justru bisa mengubah kinerja imunitas lewat proses penghambatan respon imunitas tubuh itu sendiri terhadap infeksi dari bakteri maupun virus.

2. Pendarahan Internal
Dampak negatif jika mengonsumsi minyak yang terbuat dari ikan ini secara berlebihan adalah bisa mengakibatkan pendarahan internal. Di mana pendarahan tersebut dapatt berbentuk memar, sebagai indikasi terjadinya kebocoran darah yang ada di area bawah kulit. Adapun area yang memar bisa jadi kemungkinan pembengkakan karena akumulasi atau penumpukan darah di area bawah kulit. Sementara gejala-gejala lainnya sebagai indikasi adanya kebocoran darah pada tubuh itu sendiri yaitu perubahan dari warna tinja. Umumnya kotoran pada orang normal berwarna kuning agak kecokelatan, akan tetapi pada orang yang mengalami kebocoran darah biasanya berwarna hitam. Selain itu, hal tersebut umumnya merupakan gejala pendarahan yang bernama gastrointestinal, yaitu terjadinya kebocoran di area usus. Saat adanya perubahan pada warna tinja yang berubah menjadi hitam sendiri, menunjukkan pendarahan di area tinja. Tak jarang juga saat penderita sedang duduk akan muncul sedikit darah.

3. Pendarahan di Otak
Efek samping penggunaan minyak ikan secara berlebihan berikutnya adalah pendarahan di otak. Pendarahan pada otak ini adalah dampak negatif paling serius. Di mana pendarahan di otak bisa terjadi jika pembuluh darah pada otak ini mengalami pecah serta mengakibatkan pendarahan lokal. Adapun gejala pendarahan di otak sendiri bisa mengakibatkan sakit kepala parah. Di mana hal tersebut juga bisa menyebabkan gangguan pada penglihatan atau bicara, serta mempengaruhi kinerja bagian anggota tubuh hingga melemah. Pada beberapa kasus sendiri, jika mengonsumsi minyak dari ikan dengan jumlah banyak terus menerus bisa mengakibatkan pendarahan otak parah, yang sulit sekali untuk kembali normal seperti sedia kala.

Menyebabkan Alergi Tubuh
Jika terlalu banyak mengonsumsi minyak yang terbuat dari ikan bisa juga memicu timbulnya reaksi alergi dalam tubuh. Adapun reaksi alergi ini bisa jadi pertanda respon terhadap sistem kekebalan tubuh akan zat berbahaya. Sehingga dapat dipahami, jika minyak ini dianggap sangat baik bagi kesehatan, namun berbahaya jika overdosis. Sementara itu, reaksi alergi timbul bisa terjadi karena masalah kulit, misalnya ruam dan gatal-gatal yang tak hilang. Hal ini akan hilang sendirinya jika konsumsi minyak dari ikan ini dihentikan. Pada kasus alergi parah sendiri maka membuat penderitanya menjadi kesulitan bernafas. Gejala kesulitan bernafas juga sebagai tanda terjadinya efek samping akibat mengonsumsi minyak ikan ini secara berlebihan.

Tidak ada komentar

Silahkan Berkomentar :)